P H
Apr 18, 2016 12:18:33
Bunga Acuan Berubah, Saham Bank Layak Diburu

Koran Tempo memberitakan Harga saham perbankan turun tajam akibat kebijakan Bank Indonesia, yang mengubah suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 7-Day (Reverse) Repo Rate (suku bunga acuan repo tujuh harian). Pengamat dari PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada, mengatakan penurunan tersebut justru menjadi momentum bagi investor untuk memborong saham bank. "Saat ini justru kesempatan buat beli saham bank mumpung lagi diskon besar,"

Menurut Reza, penurunan harga saham bank sepanjang pekan lalu terjadi akibat salah persepsi soal kebijakan BI tersebut. BI sedianya ingin memperkuat kerangka kebijakan moneter serta membuat spread (selisih) antara BI Rate dan suku bunga acuan negara lain tidak terlalu jauh. Sebagian investor dan analis melihat kebijakan ini bisa menurunkan potensi pendapatan bunga bank

Akhir pekan lalu, BI mengumumkan perubahan acuan BI Rate menjadi 7-Day Repo Rate. BI memindahkan titik acuan kebijakan dari BI Rate, yang berjangka tenor 12 bulan, ke tenor lebih pendek, yakni tujuh hari. Saat ini, BI Rate sebesar 6,75 persen, sedangkan BI 7-day Repo Rate sebesar 5,5 persen (setara dengan suku bunga operasi moneter tujuh hari).

Sebelum kebijakan ini diumumkan, sepanjang pekan lalu, harga saham bank-bank besar anjlok. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), misalnya, dalam penutupan pada pekan lalu, anjlok menjadi Rp 10.050 per saham, atau tersungkur 7 persen dibanding pada pekan sebelumnya (Rp 10.800 per saham). Adapun harga saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) anjlok 6 persen menjadi Rp 9.250 per saham. Sementara itu, harga saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) jeblok 7 persen menjadi Rp 4.840 per saham.

Namun harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sedikit menguat menjadi Rp 13.100 per saham ketimbang saat penutupan pekan sebelumnya (Rp 13.075 per saham). Menurut Reza, anjloknya harga saham ini juga terjadi lantaran beberapa analis dan lembaga riset menurunkan peringkat bank itu di antara saham beberapa bank besar di Indonesia.
Ekonom dari Universitas Indonesia, Lana Soelistianingsih menilai kebijakan BI yang mengubah acuan dari BI Rate menjadi 7-day Repo Rate merupakan langkah yang tepat saat ini. Kebijakan ini akan berdampak pada penurunan biaya operasi perbankan. Dengan begitu, bank bisa menurunkan bunga kreditnya. Dari sisi momentum sangat pas karena menjelang Lebaran dan tahun ajaran baru sekolah, ujarnya.

$BBCA $BMRI $BBRI $BBNI
Bull
Handle
N/A
Handle