P H
Jul 26, 2016 21:03:40

*Harga Batu Bara Naik Terdongkrak Aturan Pemerintah Cina*



•Saat ini perusahaan tambang batu bara di dunia diuntungkan oleh aturan yang diberlakukan Pemerintah Cina, yakni dalam sepekan buruh hanya bekerja lima hari. Aturan ini, diberlakukan sejak Maret lalu, dimaksudkan untuk mengurangi produksi batu bara yang berlebih. Sejak itu harga batu bara terdorong naik karena pedagang batu bara di Cina dipaksa untuk mencari kekurangan pasokannya dari luar negeri.


•Kebutuhan batu bara termal untuk keperluan pembangkit listrik membuat Cina tahun ini menambah impor batu baranya menjadi dua kali lipat, dari 140 juta ton tahun lalu. Akibatnya, harga pun naik.


•Indeks Newcastle, yang dijadikan patokan harga batu bara Asia saat ini US$61 per ton. Kenaikan cukup besar dibanding Januari lalu.


•Para analis memperkirakan produksi domestik Cina Mei lalu turun 10-15% ketimbang Mei setahun sebelumnya.


•Sebelum Cina mengumumkan pengurangan jam kerja, saya memperkirakan impor batu bara akan turun 110 juta ton, tahun ini. Di luar dugaan, ternyata malah bertambah 140 juta ton, dan bahkan mungkin lebih tinggi.


•Berkurangnya produksi itu bertepatan dengan naiknya permintaan di Cina, akibat meningkatnya produksi listrik di musim panas ini. Kebutuhan batu bara untuk pembangkit listrik diperkirakan naik 5% pada Juni, dan akan bertambah lagi pada Juli dan Agustus.



*(OCBC, Source : Tambang)*


$KKGI $ADRO $BUMI $PTBA $ITMG $BORN $BYAN 



hide
Handle
N/A
Handle