P H
Oct 13, 2017 12:02:27

Kinerja $AISA 1H 2017 Sesuai Estimasi

2Q 2017 Menopang Kinerja 1H 2017
Penjualan PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. ($AISA) per 1H 2017 turun 7,5% YoY menjadi Rp 3,30 miliar. Penjualan bisnis Rice (Beras) turun 12,2% YoY menjadi Rp 2,1 triliun. Padahal bisnis Rice memberi kontribusi terbesar terhadap total penjualan perseroan, yaitu sekitar 62,4% per 1H17. Sedang penjualan dari bisnis Food Manufacturing hanya tumbuh 5,8% YoY di 1H17 menjadi Rp 1,27 triliun. Perseroan sudah mendivestasi divisi Agribisnis, sehingga tidak mendapat benefit dari kenaikan harga CPO di tahun 2017. Penjualan perseroan per 1H17 itu sesuai dengan estimasi penjualan (gross) perseroan sebesar Rp 3,37 triliun.
Penjualan di 2Q17 turun 3,4% YoY, tetapi lebih tinggi 26,1% QoQ.
Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk AISA per 1H 2017 turun 25,4% YoY menjadi Rp 191,07 juta. Penurunan laba AISA itu terutama disebabkan oleh turunnya penjualan. Operating income turun 13,8% YoY menjadi Rp 529,93 miliar. Operating Profit Margin dan Net Profit Margin turun masing-masing menjadi 16,1% dan 5,8% di semester I 2017. Gross Profit Margin masih lebih tinggi dibanding 1H16 yaitu 25,2%.

Harga Eceran Tertinggi Beras
Pasca kasus PT. Indo Beras Unggul, anak usaha perseroan, pemerintah akhirnya menetapkan Harga Eceran tertinggi (HET) untuk beras yang berlaku mulai 1 September 2017. Dalam aturan tersebut, HET beras diklasifikasikan berdasarkan jenis beras dan wilayah. Dengan adanya aturan baru itu, maka Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 27 tahun 2017 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen dicabut.

Strategi di Bisnis Beras

Pasca penetapan HET beras, PT. Indo Beras Unggul (IBU) menyatakan akan melakukan penyesuaian kualitas produk berasnya dengan standar beras yang dipersyaratkan. Selain itu Tiga Pilar Sejahtera Food berencana melakukan divestasi atas anak usahanya di bisnis beras. Kami memperkirakan divestasi baru dilaksanakan pada tahun 2018, jika disetujui dalam RUPSLB.
Kami menunggu informasi lebih lanjut dari perseroan tentang kelangsungan usaha bisnis perusahaan, terutama bisnis beras, dan strategi perusahaan ke depan. Termasuk rencana divestasi anak usaha di bisnis beras.

PE Rendah, Cerminan Fundamental ?
Saat ini AISA diperdagangkan pada PE 6,66x atau di bawah rata-rata PE 3 tahun di 13,64x. Pada rata-rata PE 3 tahun dan EPS’17est. perseroan Rp 148,63, mentranslasikan harga saham AISA Rp 2030. Berdasarkan konsensus Bloomberg, PE’17F AISA sebesar 7,73x atau paling rendah dibandingkan PE’17F konsensus emiten konsumer lain serta di bawah rata-rata PE’17F sektor konsumer konsensus Bloomberg di 28,32x. Valuasi yang relatif rendah itu lebih mencerminkan ketidakpastian perusahaan saat ini akibat kasus IBU dan penurunan kinerja.
Sejak Mei 2017 harga saham AISA tidak searah dengan IHSG, yang diperkirakan mencerminkan kondisi internal perseroan, dimana kinerja 1Q 2017 turun.

hide
Handle
N/A
Handle